Catatan Pendek

Catatan Pendek adalah suatu laman yang membahas tentang perasaan gue saat ini, motivasi pembaca, saran atau tips yang berkaitan dengan kehidupan.
Catatan Pendek ini tidak hanya terikat dengan kehidupan gue. Semua yang terlintas di kepala pasti ditulis dan dilebur menjadi tulisan yang bermanfaat.

Di kolom komen, kalian bisa memberikan pengalaman kalian juga, siapa tahu bisa menjadi referensi gue buat nulis artikel tentang ini.
Ide atau yang memberikan referensi ke gue untuk menulis di Catatan Pendek namanya akan gue pos di bawah tulisan ini

Jadi, berkomentarlah yang positif. Selamat membaca ya!


Jadwal Bertabrakan

Tepat pada tanggal 21 Mei kemarin, hadir broadcast di bbm gue, yang isinya adalah "Hari sabtu pagi, kelas 9 dimohon hadir". Iya, yang artinya adalah bangun pagi, tidur cepat, dapat uang sekolah.

Sesuai perkiraan gue, yang datang pasti dikit, dan yang memang benar. Ada yang memang sengaja nggak pergi, ada yang nggak punya bbm, ada yang putus galau makanya nggak pergi, dan kemungkinan lainnya yang mungkin mereka hadapi.

Setelah sekian lama, akhirnya pengumuman siap disampaikan, isinya padat, jelas, dan tajam sekaligus membahagiakan para siswa.. Bukan pengumuman UN, karena memamng belum waktunya.. tapi isinya JENG JENG JENG !!!

Tak lain, tak bukan adalah perpisahan sekolah gue yang akan di adakan di gedung. Bukan hanya itu, gue terpilih buat penanggalan OSIS atau apalah itu namanya, gue lupa. Artinya, hari senin latihan akan dimulai, bukan haya hari senin sih, tapi seterusnya hingga tampil. Bukan hal yang baik bagi gue yang ingin tidur puas, tapi demi sekolah semua kulakuan. :D

Meskipun pengumuman barusan adalah hal yang sedikit membahagiakan, tapi ada satu hal yang harus dipikirkan.. Gue udah mau ke Makassar, kemungkinan tanggal 1 dimulainya acara di gedung gue nggak bisa hadir. Iya, dengan kata lain jadwal bertabrakan. Masa iya, gue harus di belah dua, kan nggak mungkin.

Pusing :((

22 Mei 2016
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sibuk UN

Waktu untuk menjalani proses terakhir di SMP makin hari kian mendekat. Gue melihat ada sedikit yang berbeda dari tahun ini, berita kurang meliput tentang siswa yang akan menjalani UN, seperti diberi minum susu oleh pihak sekolah, bertakbir bersama di sekolah. Entah, ada atau nggak, gue nggak liat lagi itu di berita.

Menurut gue sendiri, UN itu bukanlah sebuah peperangan, yang nanti akan membuat orang menjalaninya merasa takut.. Meskipun, gue juga takut sih.

Dengan UN yang semakin mendekat, maka gue pun harus memperbanyak materi pembelajaran. Sama aja, kayak kita udah mau mati alias meninggal, maka yang di perbanyak adalah pahala, emang lu mau masuk neraka ? Tiba – tiba alim atau apalah itu.

Menjalani UN nggak semudah membalikan telapak tangan, maksudnya adalah lu bisa lewatin gitu aja, tapi nilai yang dibawah, ya sama aja, mending tidur aja nggak usah datang. Bikin capek, Iya, kan ?

Mulai besok kamis jam 3, gue Full Time belajar buat UN, nggak peduli sebesar apa cobaan menanti. Bisa dibayangkanlah, mau dipisahin sama gadget rasanya sangat sulit, apalagi untuk gue yang sehari – hari dipenuhi oleh kehidupan maya.

Jadi, semoga gue bisa melewati dengan baik. Goodbye :))

Bodoamatlah. Gue, harus tahan pisah sama gadget.

4 Mei 2016
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Apakah Cinta Membutuhkan Pengorbanan ?
Gue itu sudah berkorban buat lo”, “ Lo tau ga? Pengorbanan gue selama ini sia – sia”
 .
Pernah ga, mendengar atau mengalami kata barusan di atas ? Perkataan yang biasa di alami oleh muda – mudi cinta ini pasti tidak asing di telinga kita semua. Jika kalian pernah menonton FTV, di atas pasti gampang  ditemukan.

Tapi, ada satu yang perlu di perbaiki di sini, “Jika kalian memang cinta untuk apa meminta pamrih ?” Memang, jika perasaan kita tidak berbalik atau kata lain bertepuk sebelah tangan, kita merasakan sakit yang menggebu, apalagi dia yang kamu kejar saat itu adalah dia yang sering kamu pikirkan selama ini.

Orang yang beneran cinta akan terus berjuang tanpa harap pamrih, karena bahagianya adalah karena kamu.

“Kamu yang dikorbankan Cinta” atau “Kamu yang berkorban untuk cinta ?” Sebelum kamu balik marah ke dia, sebaiknya kamu berpikir jauh sebelum adanya dia, apakah hidupmu lebih indah dari sekarang, atau malah lebih buruk. Jika lebih indah, maka dialah yang bisa merubah hidupmu untuk sementara atau malah bisa selamanya, jika dia membuatmu lebih buruk, setidaknya engkau berpikir bahwa jatuh cinta adalah hal yang paling membahagiakan atau kata lain engkau pernah bahagia dengan menaruh perasaan padanya.

Jangan pernah menyalahkan Kuasa atas segala yang diberikan padamu, itu adalah anugerah entah itu baik atau buruk, walau terkadang kita sebagai manusia tidak bisa terima yang buruk. Iya gue juga gak terima, tapi mau gimana lagi ?

Daripada berharap, dan membuat hidupmu stuck di jalan yang salah, mending bangkit. Iya ga ?

Tapi, sebagian besar orang jatuh cinta adalah saat dimana orang mengalami kebodohan.

So, mau stuck disitu atau bangkit ke arah positif ? itu pilihan.

1 Mei 2016.

                                                                    TTD



Timeline Twitter