Terlalu Lama (Puisi)

Sudah terlalu lama
Menunggu detik-detik keramaian
Jantung kota tak lagi sama
Musnah, pergi, hancur seperti pecahan

Tidak ada lagi senyumanmu
Pada saat ku berjalan menuju kereta
Menantimu, menuju ke tempat yang sama
Sepertinya saat itu kita sedang melayang di atas awan

Di atas awan?
Sekarang,
Ku merasa terjatuh, tanpa ada angin yang menahan
Sayap pun tak mau bergerak
Atau mungkin majas ini terlalu keterlaluan

Kadang aku berpikir,
Lebih baik mencintai semua orang
Daripada melupakan seseorang

Rindu ini, ah
Rasa yang tak mungkin berbohong
Mengucap saja susah
Kamu menikam, dengan menghilang










Seseorang yang menetap di angkasa, tetapi memaksa turun kebumi dengan sebuah roket yang luar biasa. Salam, Andika Machmud.

avatar

Lagi rindu sama siapa mas, lagi kangen yah! sedang menunggu siapa nih!

Delete April 27, 2017 at 5:04 AM