Andika Machmud

Saturday, February 17, 2018

Sebenarnya gue bikin ini karena terinspirasi dari salah satu siaran televisi. Lu udah taulah program tv apa yang bikin gue terinspirasi. Maksud dari Question of Life ini lu diberi tugas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah gue sediakan. Pertanyaannya gue buat sebisa mungkin untuk nyambung sama kehidupan lu semua. Kan, nggak lucu kalo pertanyaannya nggak ada hubungan sama kehidupan penjawab, lagian ini juga bisa gue jadikan sebagai bahan renungan. 

Question of Life-nya, kan dibuat nyambung sama kehidupan penjawab, mana mungkin kehidupan yang baca blog ini sama semua?

Tenang saja, sekali lagi gue tekankan, pertanyaannya yang ada disini itu untuk umum, jadi semua bisa relate.

Penjawab disini alias kalian sendiri akan menjawab pertanyaan yang gue tulis dengan cepat, dan bisa juga dituliskan di kolom komentar. Sebenarnya QoL ini adalah cerminan dari kepribadian lu yang sebenarnya. Jadinya, secara nggak langsung, orang yang menjawab QoL ini nggak bisa asal-asal, harus jawab jujur juga, biar kepribadiannya juga nggak asal-asal. 

Tapi, gue juga nggak maksa kalian untuk jawab pertanyaan, artinya kalau yang mau jawab di kolom komentar silahkan, yang nggak mau yaudah. Silahkan simak beberapa pertanyaan yang ada di bawah ini.

*petunjuk: arti kata saya di bawah adalah pembaca atau lu sendiri.

1. Saya punya tujuan dan cita-cita sejak kecil, dan tujuan itu adalah? 

2. Mimpi saya yang telah saya buang karena menggangap tidak mampu saya capai adalah? Karena?

3. Saya punya penyesalan terhadap hidup saya, penyesalan itu adalah?

4. Saya memilih jalan hidup saya yang sekarang sebagai? Karena saya?

5. Jika besok saya mati, maka permintaan terakhir yang akan saya ajukan adalah? 

6. Jika bisa memilih salah satu antara kaya, terkenal, atau jadi diri sendiri saja, saya akan memilih?

7. Saya punya keluarga, dan yang paling saya sayangi adalah?

8. Jika saya bisa berubah menjadi orang lain, maka orang itu adalah?

9. Saya paling takut, kalo saya lagi?

10. Saya sedang bimbang, karena memilih masa depan akan meninggalkan keluarga, memilih keluarga akan menutup masa depan, dan jika besok batas keputusan itu, maka saya akan memilih?

11. Jika saya punya teman dan punya pacar, maka yang menjadi prioritas adalah? 

12.Jika saya punya sahabat dan punya keluarga, maka yang menjadi prioritas adalah? 

13. Ada salah satu makanan yang menurut saya paling enak, dan makanan itu adalah?

14. Jika saya besok memiliki anak laki-laki, maka saya akan memberi nama dia dengan panggilan?

15. Jika saya bisa balik ke masa lalu, maka saya akan merubah?

15+1. Saya lebih introvert/ekstrovert karena saya?

Beberapa pertanyaan di atas pengen banget gue jawab dengan opini sendiri. Jadi, mari simak beberapa jawaban dari gue.

1. Pergi ke angkasa suatu saat nanti.

2. Menjadi astronot. Karena menurut gue, kemampuan gue itu nggak nyampe untuk bisa menjadi salah satu dari tim mereka. 

3. Membuang mimpi yang pengen banget gue capai. Padahal kalo diliat, gue masih bisa survive dengan cara kerja keras pake banget.

4. Gue memilih menjadi penulis. Gue merasa nyaman kalau ada tulisan yang gue bisa buat dalam sehari.

5. Permintaan yang akan gue minta adalah menyuruh untuk menunda kematian dulu, karena masih pengen hidup lebih lama lagi.

6. Gue akan memilih menjadi jadi diri sendiri, dengan begitu maka gue bisa menjadi kaya maupun terkenal.

7. Ibu gue, karena dia yang sangat survive terhadap kehidupan gue, dan sering untuk memarahi kalau tidak disiplin lagi. 

8. Raditya Dika. Gue rasa hanya dengan menulis namanya sudah bisa untuk menjawab alasannya.

9. Saat sudah nggak bisa ngapa-ngapain lagi. Karena ketakutan terbesar gue menjadi anak tunggal adalah tidak mampu menjawab masa depan keluarga sendiri.

10. Gue akan meninggalkan masa depan. Karena semarah-marahnya gue pada seseorang, gue nggak akan bisa untuk memarahi keluarga, apalagi sampai menjauhi. 

11. Pacar. Karena teman sekarang sudah belajar cara nikung. Jadi, gue memilih memprioritaskan pacar. Tenang saja, ini jawaban yang pasti.

12. Keluarga tentunya. Karena saat ini, yang menjadi rumah utama adalah keluarga, dan rumah yang kedua adalah sahabat sendiri.

13. Nasi goreng. Karena ini makanan sejuta umat, jadi sudah jelas para penjual berlomba-lomba buat nari goreng yang paling nikmat.

14. Arsyaf. Jujur saja, ini nama yang sangat bagus menurut gue, daripada nama yang pernah gue pilih yaitu: Dominic.

15. Gue akan merubah cara berpikir, bahwa mimpi itu bisa digapai, hanya tergantung kerja keras saja. Selalu mengingatkan bahwa tidak ada yang mustahil. 

15+1. Ekstrovert. Karena pengalaman yang pernah dialami dulu.

Seperti itulah jawaban gue. Kalo diliat-liat kayaknya karakter gue lebih suka blak-blakan meskipun masih sedikit malu-malu ketika berbicara mengenai opini dalam diri. Rasanya memang lega, sih. Sama kayak lu diminta untuk jujur sama orang. Makanya, jawab jujur aja, nggak apa-apa.



Karena postingan ini akan berakhir disini, maka silahkan sebarkan postingan ini kemana saja, dan lihat jawaban mereka di kolom komentar. 


Saturday, February 10, 2018

Permasalahan utama siswa itu adalah bangun pagi, terus tiba-tiba keingat tugas bejibun di sekolah yang belum dikerjakan. Biasanya kalo udah gini, jadi malas ke sekolah. Terus, masalah berikut terletak pada hal yang dilakukan kalo udah bangun pagi. Gue nggak terlalu suka kalo udah bangun pagi ditambah harus mandi air dingin. Bukan apa-apa, tapi biasanya saat mandi, gue lompat-lompat sendiri karena kedinginan.  Kelihatannya sih lebay, tapi memang begitu adanya. Masalah berikutnya adalah kalo gue insomnia dan akhirnya memutuskan begadang nontonin Ghea Indrawari di Youtube Indonesian Idol.

Lho, kok jadi kesini? Balik ke topik!

Kalo udah insomnia gini, bawaanya pengen nggak sekolah dulu, pengen libur sehari doang. Bicara insomnia, nih... penyakit itu tuh, udah kayak rindu aja, datang tak di undang, pergi tak bilang-bilang.

Bukannya itu kayak jailangkung, Dik?

MENURUT NGANA?

Karena gue takut setan, maka gue tegas bilang bukan.

Tapi kalo kayak cerita jomblo yang lagi rindu gebetannya, iya.

Oke lupakan.
Gue pernah dibangunin tiba-tiba buat ke sekolah, tepat saat malam sebelumnya gue insomnia, udah tau dong gimana kondisi gue saat itu, terus akhirnya pasrah mandi dengan air dingin di pagi hari, sampe di sekolah terlambat dan dihukum.

Savage.

Banget.

..tai

Tapi, sekali lagi lupakan. Disini kita akan senang-senang, gue akan memberi tahu tips buat lu yang mau libur sehari doang. Pembahasannya tentu dengan cara memanggil jailangkung absurd dan terpercaya tentunya. Jadi, mari kita pelajari baik-baik:

1. Lanjutin Tidur di Kamar Mandi 
Ini gue banget. Masih kebawa ngantuk tadi malam, akhirnya sampe di kamar mandi, gue tidur sambil berdiri nunggu air penuh. Terus kalau udah penuh lanjut sikat gigi, kalau airnya habis dikit, nunggu penuh lagi sambil tidur lagi. Kira-kira, butuh waktu sekitar 30-menitan untuk bisa keluar dari kamar mandi, terus habis itu ganti pakaian dan siap-siap ke sekolah. Tapi, tau-taunya udah terlambat banget, terus lapor kepada bos besar, dimarah-marahin dikit, dan akhirnya nggak jadi sekolah, deh. Fyi, tips ini menimbulkan sedikit teriakan dari seorang emak-emak.


2. Pura-Pura Nggak Enak Badan
Sebenarnya yang satu ini bahayanya tinggi, selain karena bisa nggak enak badan beneran, hal ini juga akan nambah dosa karena bohong. Pura-pura nggak enak badan disini seperti: pusing, atau pura-pura muntah. Terus terang, ini nggak rekomendasi buat kalian semua.

3. Pura-Pura Nyalain Air Tapi Kembali Tidur di Kamar Tidur
Hampir sama seperti poin pertama sih. Tapi ini sebenarnya kampret. Biasanya gue pergunakan saat lagi banyak-banyak tugas tapi malas ngerjain. Selama gue sekolah, hal ini hanya gue lakukan dua kali, itupun hanya sekali yang berhasil walau harus melewati amukan emak. Absurd dan berbahaya, kalo mau coba, silahkan.



4. Berlama-lama di Kamar Mandi dan Nggak Jadi Sekolah
Absurd parah. Ini cuma buat orang yang insomnia semalam. Caranya cukup berlama-lama selama mungkin. Caranya: lu harus ngitung durasi jam saat mau masuk kamar mandi dan jam paling telat lu ke sekolah. Misalnya: masuk  ke kamar mandi pukul 06.15, terus jam kedatangan lu di sekolah paling telat itu 07.30. Nah, lu di kamar mandi selama 1 jam lebih 15 menit itu ngapain gitu kek. Beresiko tinggi dimarahin emak. Tapi, cukup jujur aja semalaman nggak bisa tidur.

5. Pura-Pura Kerasukan dan Ingin Pergi ke Mars
Ini apaan, sih? Sebenarnya gue juga bingung kenapa ini bisa gue tulis disini, lho? Mungkin karena gue pecinta astronomi raya sana kali, makanya tips ini gue cantumkan di blog ini. Mungkin. Oke, caranya: saat bangun, lu akting kerasukan gitu, terus bicaranya ngelantur, tiba-tiba 10 menit kemudian lu pura-pura pingsan dan saat sadar lu pura-pura nggak tau apa yang terjadi, nggak jadi sekolah, deh. Goks.


Tambahan fakta unik dari gue:

999. Lupa Bawa Handuk ke Kamar Mandi
Gue pernah sekali(baca: sering) mandi tapi lupa bawa handuk. Ini absurd, sih. Perasaan gue udah bawa handuk tadi, kenapa malah nggak ada di gantungan handuk di kamar mandi? Apa gue aja yang lagi mimpi, ya? Ternyata emang handuknya lagi ke cuci. Akhirnya, gue pura-pura menghabiskan waktu dengan nyari handuk di lemari, dan saat ditanya emak kenapa nggak tanya ke dia aja, jawab dengan elegan "Nggak baik bangunin orang tidur, apalagi mama". Terus lu ditendang dari keluarga, karena jago banget bikin alasan nggak sekolah.


Sebagai pelajar gue pasti merasakan bosan sejenak untuk ke sekolah, dan gue rasa hampir semua siswa mengalami fase itu. Tapi, hal itu bisa diakali dengan cara menikmati prosesnya aja, sih. Sehari nggak sekolah itu pasti membangkitkan semangat buat yang malas sekolah karena banyak tugas dengan cara mengerjakan tugasnya saat lagi absen ke sekolah. Kedua, bagi yang bosan rutinitas sekolah, bisa mencari rutinitas baru di hari itu dengan cara jalan-jalan misalnya. 

Kadang kita cuma perlu penyegaran dikit, kok. Enggak usah berpikir untuk putus sekolah atau apalah itu. Malas sekolah dalam sehari itu hal yang maklum. Hal kayak begitu gue juga rasain, dan anehnya gue membunuh bosan seperti itu dengan cara menulis dengan pembahasan yang absurd.

Kadang gue berpikir absurd,  karena ingin keluar sejenak dari puluhan atau bahkan ratusan rumus yang sudah ada dalam kepala dan nggak bisa gue ganti-ganti rumusnya seenak jidat gue. Makanya, berpikir absurd menurut gue adalah berpikir keren seorang remaja dan sedang dalam masa kejenuhan, karena gue bisa berpikir dengan jalan pikiran gue sendiri.

Eh tunggu-tunggu, kayaknya judulnya harus gue ganti dengan "5 Tips yang Nggak Mau Sekolah Sehari Doang". Tapi, ah sudahlah. Clickbait dua tahun sekali enggak apa-apalah, ha ha ha.

Salam pelajar SMA.

Thursday, February 1, 2018


Tanggal 25 Januari kemarin adalah hari dimana biokop makin sesak. Peluncuran film Dilan kali ini memang menggema dimana-mana. Kalo gue liat-liat, Dilan ini AADC-nya generasi sekarang. Jadi, ya... gue pengen nonton woii!

By the way, linknya dong!

Ha ha ha.

Nggak. Buat lu semua, termasuk gue, kurang-kurangi download yang ilegal. Dukung terus dunia perfilman Indonesia, hapuskan dunia sinetron, dan cintai link download filmnya. Duh, keceplosan lagi. Ehe, kalimat yang gue kasih italic itu pesan buat para seluruh rumah produksi film di luar sana, tapi buat yang ngerti aja.

Jujur saja, timeline twitter dan facebook gue penuh dengan kata-kata Dilan. Dan lu semua yang lagi baca postingan ini, pasti tau dengan kata-kata:

Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat. Biar aku saja. 

Kalau orang pacaran yang tweet beginian wajar. Tapi, kalo jomblo yang nge-tweet rasanya....

Ini apa anjer?!

Kenapa para jomblo juga pada nge-tweet beginian?!

Tapi, yasudahlah. Gue kayaknya mau nonton film ini di bioskop. Semoga menarik, dan nggak ada orang yang saling peluk-pelukan najis saat nonton filmnya, terus gandengan tangan pas mau keluar bioskop, sambil di luar niruin kalimat: "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat. Biar aku saja."

INI APA, YA?!

SUDAH CUKUP.

Bukannya iri ya, tapi tau tempat juga dong, ada juga jomblo yang mau nonton film ini. Kami persatuan jomblo yang pengen nonton Dilan, bersatu akan melihat najis orang yang pacaran kayak tadi.

Terus kalo habis cowoknya ucap kalimat tadi, ceweknya juga balas "PR-ku adalah merindukanmu. Lebih kuat dari Matematika. Lebih luas dari Fisika. Lebih kerasa dari Biologi."

Anjing.

Trailer film Dilan.

Udahan bahas Dilan, ya?

Lanjut ke topik yang baru.


Selamat datang bulan Februari.

Januari sudah berlalu, maka Februari cepatlah lagi untuk berlalu, biar cepat puasa. Gue ingin libur, dan ingin bangun kesiangan seperti biasanya. Karena sejujurnya, menjalani hari dengan air dingin di pagi hari itu sungguh menyiksa. Enggak cuma itu, bangun dari mimpi yang indah semalaman itu ya, nggak enak juga. Apalagi mimpi basah.... eh, gimana-gimana?

Gue tau, lu semua pasti nggak suka dengan hal-hal yang harus dilakukan ketika akan mengawali hari-hari kerja atau sekolah. Mayoritasnya sih gitu, nggak tau kalau yang lain. Cuma biasanya, kalo orang yang semangat banget di pagi hari itu ya, paling mau jadian atau mau di-traktir makanan. Ngaku aja, deh.

Februari cepatlah berlalu.
Eh, jangan dulu deh. Siapa tau ada yang mau ngasih coklat ke gue.

Errrr... nggak ada, ya? 

Oke. Ga jadi.

Enggak ada yang istimewa pada bulan ini, sih. Kecuali tanggal penentuan kemenangan lomba yang akan dirayakan oleh ASUS tanggal 28 Februari nanti. Semoga siapapun yang menang, bisa mempergunakan hadiahnya dengan sebaik-baiknya. Bicara tentang incubator khusus yang gue sentil dikit di postingan sebelumnya. Benda itu memang benar adanya, tetapi syarat penggunaannya harus bijak, nggak bisa sembarang pakai. Bentuknya sama seperti incubator yang ada di bumi ini, kok.

Cara pakainya itu, cuma tinggal pencet tombolnya doang, terus akan muncul layar untuk ditulis kebutuhan yang kita butuhkan. Gue ga tau di angkasa itu dijual berapa, cuma katanya itu dibagikan gratis ke keluarga tingkat atas disana. Emang disana ada terbagi empat golongan. Nanti deh, gue ceritain lain waktu sekalian dengan nama planetnya.

Balik lagi.
Tulisan ini sebenarnya cuma untuk menyambut Februari, sih. 

Pada bulan ini juga, dua mantan gue akan merayakan ulang tahun yang ke-17 sebagai manusia yang berbakti pada negara. Ulang tahunnya jatuh pada tanggal 14 Februari nanti. Iya, dua mantan gue ulang tahunnya bersamaan. Gue nggak ngerti lagi. Banyak mantan gue selalu lahir pada tanggal yang bersamaan. Pertama itu yang gue ceritain di atas, yang lain lagi pada tanggal 23 September nanti. Ini kok kayak nggak ada tanggal lain aja buat ulang tahun apa begimane !?

Duh, kok nggak enak bicara soal mantan, ya? 

Mana gue belum punya hadiah lagi. Kalau cuma hadiah ucapan, bisa aja gue buat sepuluh menit sebelum jam dua belas malam. Cuma biasanya beginian akan ada kode-kode laknat dari luar sana yang sengaja mancing-mancing gue buat ngasih sesuatu apa kek, gitu.

Tapi lupakanlah, percuma soal kado-kado itu, gue juga lagi nggak punya uang. Mungkin, kalo contoh ucapannya bisa gue tulis disini, sambil latihan-latihan buat nulis gitu. Ehe, bilang aja nggak ada uang untuk kado, Dik.

Huh. Tulisannya gue coba buat disini, ah. Nanti tulisannya gue copy-paste lalu kirim ke mereka berdua.

Halo kamu.
Di bulan Februari yang cerah ini, semoga kamu baik-baik saja, ya!
Aku sudah bisa menulismu disini yang artinya aku sudah tidak lagi bersembunyi dari apa yang pernah kita jalani dulu. Kata lainnya, udah move on lah.
Enggak perlu ada yang romantis, sih. Karena kita memang dibatasi waktu. Antara aku yang sedang giat-giatnya belajar nulis, dan kamu yang lagi sibuk dengan sekolahmu. Semua punya waktu, dan semoga tulisan ini kamu baca saat lagi nggak sensi. Biar pesannya tersampaikan dengan benar.
Bicara soal Februari sendiri, aku ingat ini adalah ulang tahunmu. Semoga bahagia, panjang umur, dan juga tetap jadi manusia seperti biasa, ya!
Hadiah menyusul, sesuai ketentuan yang berlaku.

Ehm. Udah, ganti topik aja.

Beberapa hari yang lalu, gue menggiatkan baca buku. Buku yang gue baca adalah karya dari Fiersa Besari, berjudul Konspirasi Alam Semesta. Gue paham bener alurnya, yaitu dimulai dari membeli buku dan bertabrakan ala-ala film FTV gitu, terus jatuh cinta, dan menjalaninya dengan hal-hal penuh kecemasan akan berpisah.

Ada salah satu dialog yang gue ingat dalam buku itu.

Untuk urusan tidak mau melepaskanmu, aku memang keras kepala. Jadi, kabari saja kalau amarahmu mereda. Sudah kusiapkan setangkai rindu untukmu. 
Aduh, salah gue nulis disini. Tapi, semoga ada orang pacaran yang pake kalimat tadi lagi.

Terus, ceweknya jawab: "Diam, anjing."

...dan gue pun tertawa jahat.

ha ha ha.

oke, nggak lucu.

Soal ceritanya memang mudah dimengerti, cuma yang jadi masalah itu endingnya terlalu kece parah untuk dijelaskan disini. Gue nggak bisa spoiler berat juga. Ceritanya menarik, dan jadi best seller dimana-mana.  Silahkan bagi yang mau membeli bukunya, coba cek toko buku terdekat saja. Kalau mau tau lebih lanjut tentang penulisnya silahkan cek youtube-nya


Klik aja.

Mungkin alasan menjadi sahabat alam seperti Fiersa Besari, membuat gue belum menaruh minat kepada pekerjaan kantoran yang siklusnya gitu terus. Gue mau untuk jalan kesana kemari, bekerja sebagai content creator dan bisa diapresiasi oleh orang banyak adalah mimpi gue. Yah, semoga tercapai. Meskipun begitu, kalo bicara soal kualitas nulis, gue apa sih diluar sana? Paling butiran pasir yang hanyut pada derasnya air pantai.


sumber foto: disini, dan disini. gue beri do-follow, ya!

Monday, January 29, 2018


Selamat malam.

Malam ini adalah malam paling bahagia untuk gue. Duduk di teras rumah ditemani angin malam dan sisa-sisa hujan tadi merupakan hal yang paling baik untuk melihat foto-foto kecil gue dulu. Album foto ini gue dapet di salah satu folder yang ada di laptop gue pakai sekarang. Bahagia banget. Hal yang mengingatkan gue tentang indahnya kehidupan di angkasa dahulu. Eh,  tapi kali ini kayaknya gue akan fokus ke masa lalu sebagai seorang yang sudah di bumi, ya! Buat yang mau tau, dan mau baca lebih lanjut tentang gue di angkasa, cek saja disini. Jujur saja, masa lalu gue sebagai seseorang di bumi sangat indah, dan gue bahagia.

Gue punya quote, nih :


Jika kamu bahagia dengan melihat masa lalumu, artinya kamu telah melewati dan bisa berkembang dari apa yang telah terjadi dulu.


Itu adalah ucapan dari seorang teman di angkasa yang sudah gue terjemahkan ke bahasa Indonesia, kata-kata terakhir sebelum melepas peluk ke gue untuk merantau ke bumi, dan gue percaya dengan kutipan tadi. Karena itu, gue selalu simpan semua hal yang telah menjadi masa lalu. Seperti berbagai file media, juga seperti tulisan ini yang akan jadi aset gue untuk masa tua. Bisa lihat foto-foto, video masa dulu dan juga baca-baca tulisan lama dengan berbagai komentar dari semua teman di bumi itu membuat gue merasa sangat bahagia. Iya, sesederhana itu.

Sudah memasuki tengah malam, gue masih saja duduk di teras rumah sambil bernostalgia dengan sisa-sisa kenangan yang masih hangat dalam ingatan. Mencari berbagai folder media yang tersimpan dalam laptop lama yang terus menemani. Mencari segala hal yang pernah gue jalani dan nikmati dulu. Asli, gue seneng banget. Sumpah. Sayangnya, gue lupa bawa seluruh foto gue di angkasa. Soalnya saat mau ke bumi, gue buru-buru banget, coba deh baca saja disini. Nanti kalau gue ada waktu saat balik ke angkasa, gue bagi foto gue saat di angkasa di blog ini, ya. Kalo ketemu juga, sih. Soalnya, kemungkinan juga udah hilang.

"Begadang lagi, Dik?"
"Iya."

Malam ini gue juga begadang buat nyari game-game yang pernah gue mainin sejak pertama kali ke bumi. Iya, game offline adalah pelarian sewaktu gue kecil. Disaat gue belum terlalu mengenal segala hal yang ada di bumi, segala hal tentang internet, dan game online, hingga editing yang sekarang ini menyita waktu gue banget untuk terus mempelajari segala hal yang baru. Ditambah, laptop yang sekarang gue pake spesifikasinya udah jauh di bawah rata-rata. Sekarang semua ini serba cepat, inovasi tentang teknologi terus bermunculan. Akibatnya, siapa yang lengah dia yang tertinggal. Meskipun begitu, inovasi di bumi ini masih kurang cepat dengan angkasa sana, yang semua bisa didapatkan dengan hanya menekan tombol di incubator khusus. Tapi sekali lagi, gue udah di bumi.

Kadang gue berpikir untuk menyimpan semua kenangan ini, biar gue tau banyak kejadian yang membuat gue menjadi terus berkembang. Jangan ada yang menghapus, kecuali itu sudah harus dihapus dan tidak pantas lagi untuk diingat. Apapun itu mulai dari album foto, game, lagu, dan video-video gue kecil dulu. Sayang banget, kapasitas memori laptop gue udah nggak bisa nyimpan banyak lagi. :')

But, life must go on.

Dika, gue harus move on. 

Sekarang gue udah punya dunia baru disini, namanya dunia blogger. Gue juga cukup bahagia untuk punya dunia ini. Mengenal berbagai macam penulis blogger dengan tulisan-tulisan bagus mereka membuat gue juga harus meningkatkan kualitas tulisan dan editing gue.

Sebagai seorang blogger, gue harus update tentang masalah yang ada, dan peka terhadap apa yang terjadi di sekitar. Menjadi blogger berarti gue juga harus bisa mengedit thumbnail, dan juga mulai berusaha untuk belajar codingan. Nggak ada lagi incubator khusus yang bisa selalu menghasilkan apapun. Segala hal yang terjadi di bumi saat ini seakan menjadi alasan untuk memaksa perkembangan manusia juga harus setara atau lebih maju dengan teknologi yang ada.

Ini kok setelah download dan install game tadi laptop tambah berat aja, ya?

Nge-lag terus gini.

Sumber : Pribadi.

SERIUSAN INI SISA 3GB?

WHAAAAAAAAAT?

Iya, okeoke. Di laptop yang sekarang ini, gue sering pake untuk men-download sesuatu untuk gue pelajari, entah itu bahan editing atau untuk refreshing seperti game sekalipun. Meskipun banyak game-game berat yang telah gue hapus demi kesejahteraan laptop ini, enggak menutup kemungkinan  kalo laptop ini nggak bisa digunakan karena layarnya jadi hitam semua. Beberapa bulan yang lalu, merupakan kali kedua laptop ini harus di-format, karena saat itu gue nggak sadar kalo memori-nya udah habis dan akhirnya layarnya jadi hitam semua, nggak bisa dinyalain. Sejak kejadian itu, gue lebih berhati-hati jika memori-nya kian menipis.

Jujur saja, banyak juga aplikasi editing pasang-copot yang telah melegenda di laptop ini. Rencananya, gue mau ganti laptop dengan spesifikasi yang lebih bagus. Melihat laptop yang sekarang udah ngos-ngosan, gue juga harus ngerti bahwa laptop ini nggak mungkin lagi untuk bertahan lama.

Sudah sekitar enam bulan yang lalu gue memulai pencarian laptop. By the way, pencarian ini setelah domain gue yang lalu expired. Udah nanya-nanya ke orang-orang juga laptop yang bagus, cuma banyak yang belum pas sama selera gue.

Ada yang udah masuk selera, tapi selalu ada aja salah satu entah itu harganya, warnanya, lebar layar, atau spesifikasinya nggak sesuai dengan yang gue harapkan. Alhasil, pencarian itu baru selesai kemarin, ya ampun. Selama enam bulan terakhir, laptop yang gue pake harus diservice dua kali. Biaya mahal karena service? Oh jelas, lah. Soalnya udah nggak kuat.

Kemarin itu, gue blogwalking sana-sini nyari info tentang laptop. Hingga, ada temen yang ngasih tau laptop ASUS VivoBook Pro N580.
Iya, gue baru tau kalo laptop ini udah rilis pertengahan tahun kemarin. Dan gue dengan bodohnya nggak tau. Gue kemana aja, ya?

Asli, sejak pertama dibilangin laptop ini, gue mah bodo amat. Soalnya belum lihat apa-apa.  "Paling juga kayak yang biasa direkomendasiin," kata gue dalam hati. Dan akhirnya setelah gue cek semua. Gila. Ini laptopnya seriusan bagus gini?

Yang gue cek paling utama apa? Harga dulu, lah.

Meskipun spesifikasinya keren dan secantik ini, ternyata harganya juga lumayan murah dari varian-varian laptop lain di bumi yang sekelasnya. Itu alasan paling utama. Gue pengen banget ini laptop. Ha ha ha. 

Oke, gue akan masuk ke pembahasan spesifikasinya. Serius, kali ini gue akan berusaha berhenti dulu bahas semua hal termasuk kenangan gue di angkasa raya sana. Gue akan jelasin dengan cara yang orang awam pun bisa ngerti, deh. Biar semua tau, nggak cuma yang hebat dalam spesifikasi aja yang ngerti.

Mengapa gue milih ASUS VivoBook Pro N580? 


SPESIFIKASI YANG CEPAT DAN MUMPUNI
  • Spesifikasinya gila coy. Dengan mengusung Intel® Core™ i7 7700U Processor (4M Cache, up to 3.5GHz) ditambah dengan 8GB DDR4 2400MHz SDRAM buat laptop ini bisa multitasking sana sini, edit macam-macam dengan memakai ram yang gede, sambil main game apapun pasti aman. Belum puas, ASUS malah menambah Nvidia GTX 1050 VRAM 4GB GDDR5. Mampus, dah, ini mah akan alus banget. Liat foto-foto, video editing, dan game, atau tugas grafis apapun itu nggak masalah. Lebih alus dan sangat alus. Multitasking di laptop ini lebih dimudahkan banget karena ada menu Task View buat pindah-pindah, karena laptop ini juga sudah memakai Windows 10 yang faktanya bagus banget dan terbaru tentunya, serta udah didukung oleh Cortana. Fungsinya itu bisa memudahkan gue menjalankan aplikasi hanya dengan ucap "Hey Cortana!". Di Windows 10 ini juga dilengkapi dengan Windows Hello. Fungsinya luar biasa keren, bisa login akun windows dengan menggunakan deteksi wajah atau jari. Untuk masuk dengan deteksi jari sendiri, laptop ini juga sudah menyediakan fitur Fingerprint. Jadi, nggak usah repot-repot buat ngetik password. Memudahkan banget untuk content creator diluar sana. #LaptopIdaman.

DUAL  KIPAS YANG BERTENAGA DAN BERKELAS
  • Melihat kerennya kinerja dari laptop ini, pasti buat orang betah berlama-lama. Biasanya kalo kita gunain laptop terus menerus itu pasti cepet panas. Nah, makanya disini dilengkapi dengan sepasang kipas yang terpasang pada CPU dan GPU. Fungsinya buat ngeluarin panas, jadi buat yang suka lama-lama dengan laptopnya. ASUS VivoBook Pro N580 memang jadi pilihan utama. Eh, tapi nggak berakhir disini. Lebih banyak fitur-fitur keren dibawah.

SEGUDANG FITUR OPTIMALISASI VISUAL
  • Alasan ketiga, gue suka banget ada teknologi Splendid. Gunanya itu seperti optimalisasi gambar jadi lebih baik, kondisi gambar itu jadi bagus. Modenya banyak banget, ada yang Normal Mode, terus fitur yang paling gue suka adalah mode Eye Care Mode. Cocok banget buat gue yang sering di depan laptop tiap saat buat nulis. Fungsinya ngurangi cahaya biru pada layar sampai 33%. Hingga berbagai mode lainnya seperti Vivid Mode buat mendapatkan kontras warna, serta ketajaman gambar yang lebih tinggi dari sebelumnya, dan terakhir adalah Manual Mode yang memungkinkan pengguna mengatur modenya sendiri. Juga ada Truvivid Mode, yang guna menjernihkan, mencerahkan, tingkat responsibilitas pada layar. Juga ada ASUS Tru2Life Video, yang bisa menyajikan tampilan gambar bergerak gitu. Fungsinya jelas memberikan gambaran yang realistis terhadap sebuah video. Asli, ini cocok banget buat content creator yang banyak ngedit ini-itu, juga untuk lihat-lihat hasil editan gue yang ancur kalo latihan dan  foto masa kecil dan semoga akan datang. Semua fitur disini memanjakan mata untuk melakukan segala hal mengenai editing. Serius, gokil abis.

PENYIMPANAN DAN PORT KONEKTIVITAS YANG MELIMPAH

  • Keempat, storage-nya banyak banget 1TB + 128GB SSD bisa banget lu semua nyimpan game-game berat dan gue juga bisa nyimpan game-game gue, juga untuk bahan-bahan editing semua bisa pas. Bicara soal port konektivitas, laptop ini juga lengkap banget seperti: VGA Port, USB 3.0, USB type C, dan 2 USB 2.0, LAN, HDMI, SD Card Reader, dan Kensington Lock. Ohiya, ASUS keren banget, soalnya keyboard laptop ini udah backlit. Itu, yang ada lampu di bawah keyboard gitu, buat mempermudah nulis. Fitur yang paling gue suka nih sebagai penulis blog.

LAYAR YANG VISUAL YANG TAJAM
  • Keuntungan lain, laptop ini layarnya udah FULL HD. Panel layarnya juga memiliki kecerahan sebesar 300 nits, 228 ppi, dan coverage area warna atau sRGB hingga 100 persen. Gila sih, ini yang bikin mata enak buat nonton film seperti di bioskop. Karena layarnya juga lebar sebesar 15,6 inci.

SUARA JERNIH DISOKONG HARMAN KARDON
  • Biasannya, suara film di bioskop-bioskop itu bagus banget. Nah, ini laptop nggak kalah cuy. ASUS sudah memakai Harman Kardon, vendor speaker ternama gitu. Jadi nggak usah khawatir, deh. ASUS meletakkan dua buah speaker di bagian bawah laptop. Smart AMP ASUS juga bisa memaksimalkan suara-suara yang keluar dari laptop ini. Goks. Pokoknya soal speaker, laptop ini nih gila banget. Dilibas semua.

DESAIN YANG ELEGAN, RINGAN, DAN TIPIS
sumber semua gambar megenai laptop: disinidisini, dan disini.
    • Terakhir, INI LAPTOP ELEGAN BANGET WOI! BERAT ENGGAK, TEBAL ENGGAK. ENAK BANGET. GIMANA MAU BERAT TEBAL, INI CUMA 19.22mm DENGAN BOBOT 2KG. PADA PAKE BALUTAN ALUMINIUM LAGI.

    Ohiya, buat kalian yang mau cek laptop rekomendasi gue, silahkan langsung ke website ASUS.

    Kalo udah beli, jangan lupa unboxing. Mau pamer dikit nggak apa-apa, kok. Silahkan bagi pecinta multimedia dan content creator atau siapapun direkomendasiin pakai laptop ASUS VivoBook Pro N580. Ini laptop memang idaman.

    Atau lebih lengkapnya disini:

    Main Spec.      
     ASUS VivoBook Pro N580          
     CPU
     Intel® Core™ i7 7700U Processor (4M Cache, up to 3.5GHz)
     Operating System
     Windows 10 Home
    Memory
     8GB DDR4 2400MHz SDRAM
    Storage
     1 TB + 128GB SSD
    Display
     15,6” (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) Glare Panel with 100%   sRGB
    Graphics
     Nvidia GTX 1050 VRAM 4GB GDDR5
    Input/Output
     1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1), 1 x Fingerprint (On selected models), 1 x   HDMI, 1 x USB 3.0 port(s), 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 2 x USB 2.0   port(s)
    Camera
     VGA Web Camera
    Connectivity
     Integrated 802.11a/b/g/n/ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
    Audio
     Built-in Stereo 1.6 W Quad-Speakers And Digital Array Microphone
     ASUS SonicMaster Premium Technology
    Battery
     3 Cells 42 Whrs Battery
    Dimension
     (WxDxH) 361.4 x 243.5 x 17.9 mm
    Weight
     2 Kg with Battery
    Colors
     Rose Gold, Royal Blue, Quartz Grey
    Accessories
     Exclusive Sleeve, Mini Dock
    Warranty
     2 tahun garansi global

    Kesimpulan yang gue dapatkan dari berbagai kelebihan laptop adalah:
    • Spesifikasinya yang tangguh membuat laptop ini tidak ketinggalan dengan saudaranya ROG yang sama-sama dari ASUS.
    • Laptop ini adalah mahakarya untuk para content creator diluar sana. Bodinya juga mendukung untuk dibawa kemana saja. Lah, ini ringan banget kok. Eh, slim juga. Bisa pas dimana saja.
    • Jangan takut. ASUS selalu bertanggung jawab soal garansi produknya dengan memberikan dua tahun garansi global.
    • In search of incredible? Ehe, gue udah menemukan milik gue.
    • Terakhir, GUE HARUS PUNYA LAPTOP INI!

    Balik lagi. Soal laptop butut gue yang udah ngos-ngosan. Gue kayaknya harus mikir dua kali lagi untuk menambah beban laptop yang sekarang gue pake. Bukan apa-apa, soalnya laptop ini bisa-bisa nggak bisa dinyalain gitu, jadinya harus format lagi - service - keluar biaya lagi. Kan nggak lucu.
    Alasan kedua itu, spesifikasinya juga udah tertinggal jauh. Kalaupun gue paksa nih, bakalan sama kaya mantan yang mau diajak balikan. Enggak bakalan bisa.

    Gue malu share disini foto-foto kecil gue. Tapi, demi kesejahteraan umat manusia dan langit. Maka, ini adalah beberapa foto screenshot dari laptop lama gue.

    sumber: pribadi.

    sumber: pribadi.

    sumber: pribadi.


    Semoga masih ada foto-foto lain yang bisa gue dapatkan dari laptop yang gue pake sekarang.

    ps: Iya, foto pertama yang paling atas sebelah kiri adalah foto gue bersama mantan.
    ps2: Ini foto sejak pertama gue masuk SMP.


    Masuk kamar ah, ngantuk.

    Selamat tidur.

    Saturday, January 20, 2018

    Ngomongin bola.


    Gue suka Manchester United sejak kecil. Bahkan, sebelum punahnya generasi emas sepakbola Manchester United besutan Sir Alex Ferguson. Eh bentar, kayaknya keliatan tua banget gue kalo nulis kayak tadi. Tapi, memang itu faktanya. Saat itu masih  masa gilanya beberapa pemain ini seperti: Van Der Sar, Rio Ferdinand, Vidic, Fabio-Rafael, Scholes, Giggs, Nani, Berbatov, dan Rooney.

    Manchester United dulu adalah klub penghasil beberapa pemain muda yang bisa melegenda sampai sekarang. Sebut saja, Beckham, Scholes, Giggs, dan lain-lain. Siapa yang tak kenal ketiga pemain ini pada era yang lalu sampai sekarang ?

    Ngomong sini.

    Maaf, kayaknya ada yang ga tau sepakbola.


    Oke. Untuk Ferguson sendiri.

    Dulu itu, MU bukanlah klub yang dengan mudah membeli banyak pemain mahal dalam sekali transfer. Paling-paling beberapa tahun sekali baru ada pemain yang berlabel "star". Hal ini mungkin menjadi alasan fans MU bisa merasakan aroma keluarga dalam klub yang selama ini didukung. Bukan apa-apa, liat saja era Ferguson yang dengan gilanya merombak pemain-pemain dan menggantikannya dengan pemain-pemain muda yang notabene ga ada yang berlabel bintang dan akhirnya beberapa tahun kemudian bisa menjuarai UCL. Dari sini saja, kita bisa lihat kalo para pemain muda ini tidak merasa tertekan dan saling percaya karena memang jarang sekali transfer-transfer pemain besar-besaran. Para pemain merasa bahwa MU-lah rumahnya, di Old Trafford yang biasa lawan katakan menyeramkan.

    Semua pemain MU dulu mentalnya gila banget. Era Ferguson dulu, para pemain sering dimarah sampe akhirnya bisa membalikkan keadaan pada injury time. Kalo kalian memang pecinta MU, pasti tau dengan istilah "Hairdryer Treatment" dan "Fergie Time". Kalo yang ga tau, coba cari di google.

    Gue merasa kalo dulu itu emang beneran sepakbola dengan tingkat strategi yang tinggi banget. Bukan seperti sekarang yang apa-apa harus dibeli. Jadinya malah klub yang banyak uang pasti peluang kemenangan lebih besar. Bukan apa-apa, tapi gue merasa pemain-pemain sekarang jadi kurang loyal pada klubnya. Jaman sekarang, susah nyari satu pemain hanya satu klub saja.

    Tapi, era sepakbola terus bergulir hingga sekarang. Era Ferguson telah habis menyisakan berbagai kenangan yang melegenda.

    Manchester United sekarang adalah klub yang secara finansial luar biasa sering membeli pemain-pemain dengan uang yang memecahkan rekor transfer dunia. Hebat tapi gila.

    Oke disini masalahnya, sejak Ferguson telah pensiun sebagai manager MU, semua pemain sedang mengalami penurunan mental. Hal ini pertanda dimulainya MU akan membeli banyak pemain-pemain mahal. Karena dulu termasuk klub yang 'pelit'', akibatnya banyak pembelian pemain bintang yang melenceng dan gagal untuk mengangkat piala kembali.

    Bicara soal pemain MU yang hanya itu-itu saja dalam tiap tahun, tentu berdampak pada para pemain yang merasa sudah berkeluarga di klub ini dengan ayah tunggal Ferguson. 

    Bisa dibayangkan bermain dengan keluarga yang tentu sudah saling mengenal satu sama lain kekuatannya akan jadi seperti apa. Bisa dibayangkan kalau kita bermain dan ada ayah kita yang melihat tentu kita akan bermain lebih serius lagi dan tidak mengecewakan.

    Sekali lagi, era telah berganti.

    Era Davis Moyes adalah era MU mengalami kegagalan selama beberapa tahun selalu menjuarai Liga. Banyak pemain yang sudah tidak seperti dulu lagi. Semua menurun. Banyak yang alami cedera. Akibatnya, MU sudah diwajibkan mengganti pemain yang masih mengalami penurunan terus-menerus.  Pembelian dilakukan dengan membeli Fellaini hingga Di Maria di era LVG.

    Pemain-pemain yang dibeli oleh David Moyes ternyata tidak menaikkan mental para pemain, sebut saja Fellaini dan kawan-kawan. 

    Kembali terseok-seok dalam kompetisi membuat David Moyes mengalami pemecatan. Hal yang sangat jarang MU mulai berani untuk memecat secara cepat seorang manager yang masih berusaha memegang klub besar. 

    Jangan salah, ini belum berakhir masih ada petualang MU di depan. 




    Setelah berakhirnya era dari David Moyes, sekarang kita akan masuk ke era LVG (Louis Van Gaal). Perlu diketahui, bahwa LVG adalah satu manager terbaik dunia. Semua klub yang pernah ditanganinya selalu menjadi juara. Hal ini tentu menjadi magnet tersendiri bagi MU yang sedang memerlukan manager baru. 

    Kembali lagi, MU di era LVG tetap saja berbelanja secara besar-besaran. 

    Kali ini LVG membeli Di Maria yang saat itu juga sedang dalam masa emasnya sebagai pemain bola. Mencoba beradaptasi dari Liga Spanyol ke Liga Inggris tentu bukan tugas yang mudah, Di Maria tidak bisa mengembang tugas yang diberikan, akhirnya kebuntuan kembali bagi MU. 

    Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang, akhirnya MU kembali memecat LVG dengan jangka waktu yang lumayan singkat. Tentu melatih klub MU merupakan kegagalan pertama bagi manager terbaik itu.

    MU lantas tidak menyerah, dengan mendatangkan kembali pelatih terbaik dunia, Mourinho. Dengan datangnya Mourinho, sedikit demi sedikit klub MU mendapat perubahan. Dengan memegang tiga piala sekaligus dalam satu musim tentu menghapus dahaga para pemain yang ingin juara. Kini, MU sedang ingin membeli Sanchez.



    Gue sebagai pendukung MU, ingin melihat MU kembali berjaya. GGMU


    ps: Tulisan ini gue buat tanpa edit. maapkeun.